Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan seusai menerima perwakilan sopir truk se-Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Selasa (8/5). Para sopir mengeluhkan maraknya kasus pungli dari kawasan Sumatera hingga Jakarta.
Menurut Cak Imin, para Kiai akan mendukung Jokowi maju Pilpres 2019, apabila Jokowi menggaet dirinya sebagai calon wakil presiden (cawapres).
"Begini ada ulama, ulama-ulama DKI, ulama-ulama Banten, ulama-ulama Jawa Timur yang 2014 ini rahasia tak buka, enggak mau Pak Jokowi. Sejak 2014. Nah mereka yang sekarang mendukung saya ini mau dengan Pak Jokowi kalau saya wapresnya," kata Cak Imin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/5/2018).
Karena itu, baginya posisi cawapres di Pilpres 2019 adalah harga mati. Para ulama tidak ingin mendukung Jokowi jika ia tidak mendapatkan posisi cawapres.
"Engga mau (ulama tidak mau mendukung)," ungkapnya.
Diketahui, Cak Imin berniat menjadi cawapres dari Presiden Jokowi di Pilpres 2019. Menurutnya menjadi cawapres adalah harga mati.
Tak Boleh paksa Jokowi
Presiden Jokowi (credit: instagram.com/sekretariat.kabinet).
"Parpol tak boleh paksakan kadernya sebagai cawapres. Menurut saya kurang etis. Kalau ingin membangun bangsa ya serahkan ke presiden (capres)," kata Beny dalam konferensi pers hasil rakernas di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Riau, Rabu (9/5/2018).


0 komentar:
Posting Komentar